Member Of

KEB

Kamis, 14 Maret 2013

Bawang Merah dan Bawang Putih

Bismillahirrahmaanirrahiim



Semalam aku ke pasar besar untuk berbelanja bumbu dan sayuran. Meskipun musim hujan sedikit demi sedikit mulai menjauh tetapi harga bumbu dan syuran tetap tinggi dan bahkan ada yang naik berkali-kali lipat. Apalagi kalau bukan bawang merah bawang putih yang sedang jadi trending topic di mana pun, di depan tulang sayur, di pasar, dan di jejaring sosial.

Sepanjang sejarah saya menjadi tukang belanja, harga bawang merah bawang putih saat ini memang tertinggi. Harga pertanggal 14 Maret 2013 di Pasar Kemiri Depok adalah 70.000/kg untuk bawang putih dan 60.000/kg untuk bawang merah. Mungkin di pasar kecil lebih mahal 2000 untuk tiap kilonya. Kenapa bisa semahal ini,menurut yang saya baca ada beberapa sebab :
- Musim hujan. Musim hujan adalah musim yang tidak tepat untuk menanam bawang.
- Dulu, masa panen bawang bebarengan dengan masuknya impor (kata petani) jadi harga turun maka petani bawang malas menanam bawang dan lebih memilih menanam padi. Tetapi menurut Sunarto yang merupakan Ketua Dewan Bawang Merah Nasional, Sunarto Atmo Taryono, di Desa Ender Kecamatan Pangenan Kab Cirebon,sampai saat ini kran impor bawang merah belum dibuka. Harusnya saat musim hujan, kran impor bawangnmerah harus dibuka karena petani bawang hanya bisa memenuhi 30 persen kebutuhan bawang merah di Indonesia. Lengkapnya baca di sini  Jawaban Kenapa Mengapa Harga Bawang Merah Meroket
- Pemerintah tidak mempunyai cold storage karena katanya enggak ada dana untuk membuatnya. Iya, giliran renovasi gedung DPR ada,ya? :p




Ya ,apapun itu, pemerintah harusnya bertanggung jawab. Kita,kan negara pertanian tetapi mungkin benar pameo : kita petani yang lupa cara menanam. Pemerintah kurang greget mendukung rakyatnya menjadi petani. Aku anak petani jadi tahu bahwa menjadi petani di negeri ini tidak 'keren' dalam arti tidak sejahtera padahal hasil panen sangat dibutuhkan masyarakat kebanyakkan. Kontradiktif,kan? Kenaikan harga yang tinggi ini lagi-lagi mengorbankan rakyat jelata  dan menurutku petani bawang juga enggak untung-untung amat dengan kenaikan ini. Kalo saya, memilih tidak mengeluh karena mengeluhkan harga bawang,dan lainnya enggak akan membuat harganya turun,malah kita yang sutris. Sudahlah jalani aja sambil berdoa semoga masih diberi kemamuan untuk membeli.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar